Presiden Joko Widodo terbitkan Peraturan Presiden No. 67 Tahun 2020 membahas tentang syarat dan tata cara pemberian penghargaan dalam Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan hak Penyandang Disabilitas. Perpres tersebut merupakan turunan dari pasal 4 ayat ayat (1) Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 69, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5871). Serta, sebagai bentuk apresiasi Presiden terhadap penyandang disabilitas serta menghormati hak-hak dan penyandang disabilitas di Indonesia.

Peraturan ini mengatur syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh setiap pihak yang diajukan untuk mendapatkan penghargaan. Dalam Pasal 2 Perpres tersebut, disebutkan aturan pemberian penghargaan ini bertujuan untuk memotivasi orang perseorangan, badan hukum, lembaga negara, dan penyedia fasilitas publik dalam mewujudka Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan hak Penyandang Disabilitas dalam segala aspek kehidupan.

Penghargaan dapat diberikan oleh Menteri, menteri pimpinan lembaga pemerintahan nonkementrian, gubernur, dan bupati/walikota dalam bentuk lencana, trofi, piagam, dan penghargaan lainnya. Apresiasi ini berhak diterima oleh siapapun baik perseorangan, badan hukum dan lembaga negara, serta penyedia fasilitas publik.

Ada beberapa kriteria dan syarat penerima penghargaan yang termuat dalam pasal 6 Perpres yaitu harus berjasa dalam Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan hak Penyandang Disabilitas. Diantaranya, memberikan inspirasi dalam menggalang dukungan yang luas untuk membangun masyarakat inklusi bagi Penyandang Disabilitas, melakukan advokasi dan dukungan dalam implementasi Pemenuhan hak Penyandang Disabilitas, menemukan inovasi dan teknologi yang memberikan kemudahan bagi kehidupan Penyandang Disabilitas dan/ atau memperjuangkan kesetaraan gender bagi Penyandang Disabilitas perempuan dan anak.

Dengan adanya Perpres ini, merupakan rambu bagi masyarakat untuk mendorong penyandang disabilitas mendapat hak serta kewajiban yang sama dengan masyarakat umum lainnya sehingga tercipta indonesia yang inklusif.

Categories: Artikel

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *